Sebelum membangun Memverr, saya pernah menjual aset desain di dua platform yang berbeda.
Di platform pertama, setiap kali ada yang membeli desain saya, uangnya disimpan dulu oleh platform. Di tanggal tertentu setiap bulan, barulah uang itu ditransfer ke rekening saya.
Biasanya semua berjalan normal. Tapi sesekali ada yang tidak biasa. Tanggal pencairan lewat, uangnya belum masuk. Saya mulai mencari penyebabnya sendiri. Membaca forum, mencari orang lain yang mengalami hal yang sama, sampai akhirnya bertanya ke CS. Sering kali tidak ada penjelasan kenapa pencairannya terlambat. Asumsi saya waktu itu, mungkin uangnya memang belum ada.
Di platform kedua, modelnya berbeda. Saya menyambungkan akun pembayaran saya sendiri ke platform itu. Setiap penjualan langsung masuk ke akun saya dan langsung terverifikasi. Platform hanya menjembatani transaksinya, dan membantu mengamankan kalau ada masalah di salah satu pihak.
Dari dua pengalaman itu, saya tahu model mana yang ingin kami pakai untuk Memverr.
Uang Member Masuk ke Mana?
Kalau ada owner yang bertanya "uang member saya nanti masuk ke mana?", jawabannya satu kalimat: langsung ke rekening owner.
Di Memverr, pembayaran member diproses lewat payment gateway milik gym sendiri. Owner menghubungkan akun payment gateway-nya, misalnya Xendit, Midtrans, atau Duitku, ke Memverr. Ketika member membayar lewat link yang dikirim ke WhatsApp-nya, uangnya masuk ke akun payment gateway owner, lalu ke rekening owner. Tidak pernah singgah di rekening Memverr.
Memverr hanya melakukan bagian yang memang menjadi keahliannya: mengirim tagihan ke member, menerima kabar bahwa pembayaran berhasil, lalu memperpanjang masa aktif member secara otomatis. Uangnya sendiri tidak pernah kami sentuh.
Dari Tagihan sampai Masa Aktif Bertambah
Supaya lebih jelas, begini alurnya dari awal sampai akhir untuk member yang memperpanjang lewat link:
Menjelang masa aktifnya habis, member menerima pengingat di WhatsApp, lengkap dengan link pembayaran.
Member membuka link itu dan membayar dengan metode yang tersedia di payment gateway milik owner.
Payment gateway memproses pembayaran dan mencatatnya di akun milik owner.
Payment gateway mengabari Memverr bahwa pembayaran berhasil.
Memverr memperpanjang masa aktif member secara otomatis, dan member bisa langsung melihatnya di kartu member digital.
Uangnya dicairkan dari akun payment gateway ke rekening owner, mengikuti aturan pencairan gateway yang dipilih owner sendiri.
Perhatikan langkah terakhir. Pencairan tetap mengikuti aturan payment gateway, karena begitulah cara kerja semua payment gateway. Bedanya, hubungan itu langsung antara owner dan gateway-nya. Owner bisa membaca aturannya, melihat statusnya, dan menghubungi gateway-nya sendiri kalau ada yang tidak beres. Tidak ada pihak ketiga di tengah yang menahan uang tanpa penjelasan.
Di seluruh alur itu, Memverr tidak pernah memegang uang. Memverr hanya tahu bahwa pembayaran sudah berhasil, lalu mengerjakan bagiannya: memperpanjang masa aktif, mencatat riwayat pembayaran, dan memastikan member tidak perlu bertanya ke resepsionis apakah pembayarannya sudah masuk.
Kenapa Tidak Kami Pegang Saja?
Banyak platform memilih model yang sebaliknya: memegang uang dulu, lalu mencairkannya ke pemilik bisnis secara berkala. Dari sisi platform, model itu punya kelebihan. Uang mengendap, dan platform punya kendali lebih besar.
Alasan kami tidak memilihnya ada dua, dan kami ingin jujur soal keduanya.
Yang pertama soal kepercayaan. Saya pernah berada di posisi penjual yang menunggu uangnya sendiri tanpa tahu kenapa terlambat. Sehari-hari semuanya terasa normal, tapi di momen seperti itu jelas terlihat bahwa kendalinya bukan di tangan saya. Uang yang jelas milik saya ternyata tidak bisa saya pakai sampai orang lain memutuskan untuk mengirimnya. Saya tidak ingin owner gym merasakan hal yang sama. Uang member adalah uang untuk membayar sewa tempat, gaji coach, dan listrik. Uang itu seharusnya ada di tangan owner, bukan menunggu jadwal pencairan dari pihak lain.
Yang kedua soal fokus dan aturan. Memegang uang orang lain bukan hal sepele. Aturannya ketat, dan memang seharusnya ketat. Di rekening kami sendiri sudah ada banyak uang yang pengelolaannya perlu aturan yang disiplin. Kalau kami ikut memegang uang member dari semua gym, itu menjadi kewajiban baru yang sangat berat, dan itu bukan bidang kami.
Memverr adalah platform manajemen member. Bukan payment gateway, dan bukan penerima pembayaran. Faktor ini sangat besar dalam keputusan kami, dan kami tidak ingin berpura-pura bahwa alasannya hanya soal prinsip.
Kontrol Penuh, Tapi Tidak Membingungkan
Waktu saya menjadi pengguna berbagai platform, ada satu perasaan yang sering muncul: saya tidak punya kebebasan. Akun saya, data saya, uang saya, tapi aturannya ditentukan sepenuhnya oleh platform.
Itu yang kami hindari di Memverr. Kami ingin owner merasa memegang kontrol penuh atas akunnya.
Tapi kontrol penuh bukan berarti bebas tanpa batas. Ada aplikasi yang memberi kebebasan begitu besar sampai penggunanya bingung harus mulai dari mana. Memverr tidak ingin seperti itu. Kebebasannya ada, tapi strukturnya jelas.
Dalam urusan uang, kontrol penuh itu wujudnya konkret:
Owner bisa melihat semua transaksi langsung di dashboard payment gateway miliknya sendiri, tanpa bergantung pada laporan dari kami.
Owner bisa mengganti payment gateway kapan saja.
Owner tidak bergantung pada Memverr untuk mencairkan uang, karena uangnya memang tidak pernah ada di kami.
Kalau ada member yang sudah membayar tapi statusnya belum berubah, owner bisa menelusurinya sendiri di riwayat pembayaran gateway-nya, lalu memberikan hak member itu tanpa harus menunggu kami.
Menelusuri riwayat pembayaran bukan pekerjaan yang sulit. Hampir semua owner yang pernah memakai mobile banking sudah terbiasa melakukannya.
Konsekuensinya: Owner Daftar Sendiri
Model ini punya konsekuensi. Owner perlu mendaftar payment gateway sendiri, dan itu memang sedikit merepotkan di awal.
Tapi pada akhirnya, ini soal pilihan. Dan pilihannya masuk akal untuk jenis bisnis yang kami layani.
Gym, studio yoga, dan fitness center adalah bisnis yang melayani member secara langsung di tempat. Member datang, latihan, dan tidak sedikit yang membayar di meja depan. Karena itu, pembayaran di tempat tetap tercatat dengan rapi. Ketika member membayar tunai, lewat QRIS, atau transfer di meja depan, staf mencatatnya di Memverr dengan memilih metode bayarnya. Masa aktif member diperbarui, dan aksi itu masuk ke log aktivitas staf.
Payment gateway melengkapi pembayaran di tempat, terutama untuk member yang ingin memperpanjang tanpa harus datang dulu ke meja depan. Mereka cukup membuka link di WhatsApp, membayar, dan masa aktifnya langsung bertambah. Tidak ada aplikasi yang harus dipasang dan tidak ada akun yang harus dibuat, sesuai prinsip yang kami tulis di Daftar, Bayar, Masuk. Tanpa Install Aplikasi.. Member cukup memakai aplikasi yang sudah ada di HP mereka. Alur ini kami jelaskan lebih lengkap di halaman Tagihan Otomatis.
Siapa Mengerjakan Apa
Supaya pembagian perannya lebih mudah dilihat, ini ringkasannya:
| Urusan | Siapa yang mengerjakan |
|---|---|
| Mengirim tagihan dan pengingat ke member | Memverr |
| Menerima uang dari member | Payment gateway milik owner |
| Menyimpan uang sebelum dicairkan | Akun payment gateway milik owner |
| Mencairkan uang ke rekening | Payment gateway, ke rekening owner |
| Memperpanjang masa aktif setelah bayar | Memverr, otomatis |
| Mencatat pembayaran tunai di meja depan | Staf, lewat Memverr |
| Menyimpan riwayat pembayaran member | Memverr dan payment gateway |
Kolom kedua itu yang penting. Tidak ada satu baris pun di mana uang owner berada di tangan Memverr.
Pembagian seperti ini juga memudahkan owner saat ada masalah. Kalau masalahnya soal uang yang belum cair, owner tahu harus menghubungi siapa. Kalau masalahnya soal masa aktif member yang belum bertambah, owner juga tahu harus melihat ke mana. Tidak ada saling lempar tanggung jawab.
Tahu Batas Fokus Sendiri
Ada satu analogi yang menurut kami menjelaskan semua ini.
Excel dan Word sama-sama dibuat oleh perusahaan yang sama. Keduanya sama-sama alat untuk mengolah dokumen. Tapi Excel tidak berusaha menjadi Word, dan Word tidak berusaha menjadi Excel. Masing-masing punya posisi yang jelas, dan justru karena itu keduanya dipakai orang selama puluhan tahun.
Memverr dan payment gateway juga begitu. Keduanya sama-sama bersentuhan dengan pembayaran member. Tapi Memverr tidak perlu menjadi payment gateway hanya karena bidangnya terlihat berdekatan.
Buat owner, platform yang tahu batas fokusnya itu menguntungkan. Posisi setiap pihak jelas. Kalau ada urusan data member, tagihan, dan masa aktif, itu tanggung jawab Memverr. Kalau ada urusan uang yang masuk, itu ada di payment gateway dan rekening owner sendiri. Tidak ada wilayah abu-abu di mana uang owner tertahan di tengah jalan tanpa penjelasan.
Prinsip ini juga yang membuat kami tidak menambah fitur hanya karena terlihat keren. Kami pernah menulis soal itu di Saya Tidak Ingin Membangun Produk yang Membuat Orang Ketergantungan: produk yang baik tidak harus mengambil peran sebanyak mungkin. Produk yang baik mengerjakan perannya dengan benar.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Bagaimana kalau suatu hari Memverr berhenti beroperasi?
Uang member-mu tidak terpengaruh, karena uang itu memang tidak pernah ada di kami. Semua pembayaran yang sudah terjadi tercatat di akun payment gateway milikmu dan sudah atau akan dicairkan ke rekeningmu sesuai aturan gateway itu. Ini salah satu hal yang paling kami sukai dari model ini: keamanan uang owner tidak bergantung pada nasib platform kami.
Kalau member sudah bayar tapi masa aktifnya belum bertambah, bagaimana?
Owner bisa mengeceknya di dua tempat. Pertama, di dashboard payment gateway, untuk memastikan pembayarannya benar-benar berhasil. Kedua, di riwayat pembayaran member di Memverr. Kalau pembayaran sudah berhasil di gateway tapi belum tercatat, owner atau staf bisa mencatatnya secara manual dan masa aktif member langsung diperbarui. Member tidak perlu menunggu kami untuk mendapatkan haknya.
Apakah member bisa bayar tunai?
Bisa. Seperti yang dijelaskan di atas, pembayaran di meja depan dicatat staf dengan memilih metodenya. Payment gateway hanya salah satu jalur, bukan satu-satunya.
Uang Itu Milik Owner
Kalau saya kembali mengingat masa-masa menunggu tanggal pencairan di platform aset desain itu, yang paling saya ingat bukan jumlah uangnya. Yang saya ingat adalah rasa tidak tahu. Tidak tahu kenapa terlambat, tidak tahu kapan masuk, tidak tahu harus bertanya ke siapa.
Owner gym tidak seharusnya merasakan itu untuk uang dari member-nya sendiri. Seperti yang pernah kami tulis di Sistem Bukan Hanya untuk Owner. Ia Sinyal untuk Customer., rasa percaya dibangun dari hal-hal yang jelas. Dan tidak ada yang lebih jelas dari ini: uang member masuk langsung ke rekening owner.
Memverr membantu menagih, mencatat, dan memperpanjang. Uangnya tetap milikmu, sejak detik pertama member membayar.
Kalau kamu ingin melihat bagaimana Memverr menghubungkan tagihan member dengan payment gateway milikmu sendiri, mulai dari memverr.com/platform-manajemen-member, atau coba langsung di memverr.com.




