Kami Terlalu Jawa Barat, Sampai Ada yang Bertanya WIB atau WIT
Ada satu pertanyaan sederhana yang membuat kami sadar betapa sempitnya cara berpikir kami selama ini. "Ini waktu WIB atau WIT?" Kami sedang menjadwalkan call 30 menit dengan salah satu user. Lalu pertanyaan itu datang.


Ada satu pertanyaan sederhana yang membuat kami sadar betapa sempitnya cara berpikir kami selama ini.
"Ini waktu WIB atau WIT?"
Kami sedang menjadwalkan call 30 menit dengan salah satu user. Fasilitas yang kami sediakan untuk siapapun yang ingin bertanya langsung, apapun itu, bahkan untuk hal yang sebenarnya sudah ada jawabannya di panduan. Karena kami sadar, kadang orang butuh validasi langsung dari kami, bukan hanya teks yang bisa dibaca sendiri. Kami sepakat jam sekian. Sederhana. Atau begitu yang kami kira.
Lalu pertanyaan itu datang.
Dan kami terdiam sebentar. Bukan karena pertanyaannya sulit. Tapi karena kami tidak pernah terpikir untuk menyebutkan zona waktunya dari awal.
Kami Tidak Pernah Memikirkan Itu
Jujur saja, sampai pertanyaan itu muncul, zona waktu bukan sesuatu yang pernah kami pikirkan sama sekali, kami sebelumnya mencoba mengangkat fitur yang meledak, dibutuhkan langsung, operasional dan sesuai dengan harga layanan kami.
Bukan karena kami sengaja mengabaikannya. Tapi karena kami tidak pernah benar-benar sadar bahwa itu relevan.
Tim kami berada di Cirebon, Jawa Barat. Tidak jauh dari Jakarta, tidak jauh juga dari Bandung. Kebanyakan obrolan internal, asumsi default, dan cara kami membayangkan user, semuanya secara tidak sadar terpusat di WIB. Ketika kami bilang jam 2 siang, yang ada di kepala kami adalah jam 2 siang versi waktu kami sendiri. Titik. Tidak ada yang bertanya jam 2 siang menurut zona mana.
Kami tidak pernah benar-benar bertanya, jam 2 siang menurut siapa?
Dan itu masalah yang cukup mendasar, karena Memverr tidak hanya dipakai oleh gym dan studio yang satu zona waktu dengan kami. Penggunanya tersebar. Ada yang di Kalimantan. Ada yang di Sulawesi. Ada yang di wilayah Indonesia bagian timur, yang zona waktunya dua jam lebih cepat dari WIB.
Kami baru benar-benar menyadarinya ketika ada yang bertanya langsung, dan rasanya seperti ditampar dengan cara yang halus. Bukan karena pertanyaannya tajam. Tapi karena pertanyaan sederhana itu mengungkap betapa lamanya kami tidak menyadari hal yang seharusnya sudah jelas dari awal.
Indonesia Itu Lebih Lebar dari yang Kami Bayangkan
Ini terdengar seperti hal yang seharusnya sudah jelas dari awal. Indonesia punya tiga zona waktu. Semua orang tahu itu secara teori.
Tapi tahu secara teori dan benar-benar memperhitungkannya dalam produk adalah dua hal yang sangat berbeda.
Kami membangun Memverr dengan asumsi yang tidak pernah kami ucapkan secara terbuka, tapi tertanam di banyak keputusan kecil: bahwa semua orang yang memakai sistem ini hidup dalam jam yang sama dengan kami.
Padahal pemilik studio yoga di Manado tidak hidup dalam jam yang sama dengan kami di Cirebon. Selisihnya satu jam. Pemilik tempat fitness di Jayapura selisihnya dua jam. Kecil di atas kertas, tapi cukup untuk membuat satu jadwal yang disepakati menjadi membingungkan kalau tidak ada yang menyebutkan zona waktunya secara jelas.
Bagi kami yang setiap hari hidup di WIB, dua jam itu terasa seperti detail kecil. Tapi bagi seseorang yang harus terus-menerus mengonversi setiap jadwal yang muncul di sistem ke zona waktunya sendiri, itu adalah gesekan kecil yang terjadi berulang kali, setiap hari.
Dan kalau kami sendiri sebagai tim yang membangun produknya bisa lupa soal ini, kemungkinan besar produknya juga belum mengakomodasi itu dengan baik.
Satu Pertanyaan, Satu Realisasi
Yang menarik dari momen itu bukan hanya soal jadwal call yang sempat membingungkan.
Yang menarik adalah betapa cepatnya satu pertanyaan kecil bisa membuka mata kami pada sesuatu yang seharusnya sudah kami pikirkan sejak lama.
Kalau jadwal sederhana seperti waktu call saja bisa membingungkan karena zona waktu, bagaimana dengan hal-hal lain di dalam platform yang berhubungan dengan waktu? Jadwal jatuh tempo member. Waktu pengingat otomatis yang terkirim. Catatan absensi yang tercatat berdasarkan jam server, bukan jam lokal user.
Semua itu adalah detail kecil yang, kalau tidak diperhatikan, bisa membuat sistem terasa sedikit "tidak nyambung" untuk user yang berada di luar WIB. Bukan kesalahan besar. Tapi cukup untuk membuat mereka merasa bahwa produk ini dibangun untuk orang lain, bukan untuk mereka.
Dan perasaan seperti itu, sekecil apapun, bisa berakumulasi menjadi jarak antara produk dan penggunanya.
Kenapa Hal Kecil Seperti Ini Penting
Mudah untuk menganggap zona waktu sebagai detail teknis yang tidak terlalu penting. Toh selisihnya hanya satu atau dua jam.
Tapi coba bayangkan dari sisi penggunanya.
Seorang owner gym di Makassar membuka aplikasi dan melihat jadwal pengingat yang terkirim jam 9 malam waktu WIB, yang artinya jam 10 malam waktunya sendiri. Bagi member yang menerima pengingat itu, terasa aneh menerima notifikasi soal pembayaran gym di waktu yang tidak wajar.
Atau bayangkan owner studio yoga di Jayapura yang mengatur jadwal kelas pagi jam 6, tapi sistem mencatatnya berdasarkan jam server yang masih WIB, berbeda dua jam. Catatan absensi jadi tidak akurat. Laporan bulanan jadi membingungkan ketika dilihat lagi nanti.
Hal-hal kecil seperti ini tidak akan membuat orang langsung berhenti pakai produk. Tapi ia menumpuk. Dan ketika cukup banyak detail kecil yang terasa "tidak pas," kepercayaan terhadap produk itu mulai terkikis pelan-pelan, tanpa ada yang benar-benar menyadari kenapa.
Kami tidak ingin itu terjadi pada Memverr.
Yang Kami Lakukan Setelahnya
Setelah momen itu, kami mulai melihat ulang seluruh bagian platform yang berhubungan dengan waktu.
Dan kami menambahkan fitur pilihan zona waktu. Sederhana di permukaan, tapi maknanya lebih besar dari sekadar fitur teknis. Setiap pengguna sekarang bisa mengatur zona waktu sesuai lokasi bisnisnya. Jadwal pengingat, pencatatan absensi, dan semua hal yang berhubungan dengan waktu, mengikuti zona waktu yang relevan untuk mereka, bukan zona waktu default WIB yang selama ini kami pakai sebagai patokan.
Ini bukan fitur besar yang akan masuk ke daftar highlight marketing manapun. Tapi bagi kami, ini adalah pengingat penting.
Produk yang baik dibangun untuk semua orang yang memakainya, bukan hanya untuk orang yang paling mirip dengan timnya sendiri.
Apa yang Bisa Dipelajari dari Ini
Ada satu pelajaran yang lebih besar dari sekadar zona waktu.
Sangat mudah, ketika membangun sesuatu, untuk secara tidak sadar membangunnya berdasarkan pengalaman kita sendiri. Tim kami di Cirebon, yang masih satu zona waktu dengan Jakarta dan Bandung, jadi semuanya terasa default mengikuti WIB. Bukan karena disengaja. Tapi karena itu yang paling familiar, dan yang familiar sering tidak terasa seperti pilihan, tapi seperti kondisi default yang tidak perlu dipertanyakan.
Masalahnya, user kami tidak semuanya berada di zona waktu yang sama dengan kami. Dan asumsi yang tidak disadari itu bisa menciptakan jarak kecil yang terus bertambah kalau tidak ada yang menyuarakannya.
Untungnya, ada user yang cukup peduli untuk bertanya. Yang tidak diam saja dan mengasumsikan bahwa kami pasti sudah memikirkannya. Pertanyaan sederhana seperti "WIB atau WIT" ternyata membawa kami pada kesadaran yang lebih besar tentang siapa sebenarnya yang menggunakan Memverr.
Ini juga mengingatkan kami pada satu hal yang sudah pernah kami tulis sebelumnya: user yang bertanya dan melaporkan sesuatu bukan beban. Mereka adalah orang yang masih cukup peduli untuk membantu kami menjadi lebih baik. Kalau user itu memilih diam saja, kami mungkin masih belum tahu sampai sekarang.
Dan itu pengingat yang baik untuk terus didengar.
Untuk Owner Gym dan Bisnis Membership di Luar Jawa
Kalau kamu mengelola gym, studio, atau bisnis membership apapun di luar zona waktu WIB, dan pernah merasa platform yang kamu pakai terasa dibangun untuk orang lain, kami ingin kamu tahu bahwa Memverr sekarang sudah mendukung pengaturan zona waktu sesuai lokasi kamu.
Jadwal jatuh tempo, pengingat otomatis, dan pencatatan waktu lainnya mengikuti zona kamu, bukan zona WIB yang menjadi default kami selama ini. Kamu tidak perlu lagi melakukan konversi manual di kepala setiap kali melihat jadwal di sistem.
Ini detail kecil. Tapi kami percaya, sistem yang baik dibangun dari memperhatikan detail kecil seperti ini, bukan hanya dari fitur besar yang mudah dipromosikan. Dan kami berterima kasih kepada user yang bertanya soal WIB atau WIT itu, karena tanpa pertanyaan itu, mungkin kami masih belum menyadarinya sampai sekarang.
Coba Memverr di memverr.com


